Berawal dari rasa kepedulian dan cinta alam terhadap menjaga dan
Melestarikan hutan untuk masa depan anak bangsa
Karang taruna menginisiasi kegiatan menanam 1000 pohon Di hari Air Seduni,yang melibatkan semua elemen masyarakat,komunitas,organisasi serta pelaja seperti,Camat pamijahan,koramil pamijahan, kades ,Pejuang Siliwangi Indonesia,Chevron,Jaringan pembantu kebijakan pembangunan (JPKP) ,IPSM,Forum Mahasiswa Bogor,Suara Pamijahan Bogor,Keluarga Besar Bogor Barat Siswa/siswi yang ada di pamijahan ,Pada tanggal 22 maret 2018 di TAMAN NASIONAL gunung halimun di kaki gunung salak endah pamijahan Bogor.
Dahulu kala sungai masih bersih.akibat banyaknya sampah yang dibuang ke sungai berakibat kotornya pada kualitas air dan pencemaran lingkungan hidup.
Menurut ketua karang taruna pamijahan henry solahudin mengatakan,Jika kita menjaga alam dengan baik maka alam pun akan menjaga kita dengan baik pula..itulah yang kita sebut dengan " symbiosis mutualisme"
Sedangkan Camat Pamijahan yang mewakili Bapak Endang menjelaskan, Apabila kita melihat lahan yang gundul agar ditanami dengan pepohonan terutama di tempat-tempat yang sangat berbahaya seperti di sekitar sungai.marilah kita melakukan penanaman pohon dengan ikut serta memelihara dan melestarikannya agar terjadi keselarasan.
Dsisi lain PSI( Pejuang Siliwangi Indonesia ) menerangkan ,Arti kata dari REBOISASI ,jika seumpama 1 pohon ini disaat hujan dia bisa menyerap air,disaat kemarau dia bisa mengeluarkan air,jika dikalikan dengan beribu pohon akan menjadi manfaat yang sangat menguntungkan alam semesta.
kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga kelestarian alam kita,kita lestarikan alam kita dengan aksi nyata penanaman 1000 pohon ini.
Kegiatan ini menampilkan pembacaan puisi yang diikuti oleh 3 peserta dari SMP dan SMA yang ada di pamijahan mengenai " pentingnya menjaga kualitas air dan hutan secara berkesinambungan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)